Disclaimer

Disclaimer — CyberNex

Terakhir diperbarui: 9 September 2026

Selamat datang di CyberNex — Cybersecurity Research & Defense Community. Halaman ini menjelaskan batasan tanggung jawab atas informasi, materi, tutorial, tools, aktivitas, dan konten yang dipublikasikan atau diselenggarakan oleh CyberNex.

CyberNex merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang berfokus pada pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi, dan peningkatan kesadaran di bidang keamanan siber.

Tagline kami:

Connect • Research • Defend

1. Tujuan Edukasi

Seluruh materi yang tersedia melalui website, kegiatan, workshop, seminar, webinar, laboratorium, CTF, dokumentasi, dan media resmi CyberNex ditujukan untuk:

  • pendidikan,
  • penelitian,
  • pengembangan kompetensi,
  • simulasi keamanan,
  • peningkatan kesadaran cybersecurity,
  • dan pengujian sistem yang sah serta memiliki izin.

Materi CyberNex tidak dimaksudkan untuk mendorong tindakan peretasan ilegal, penyalahgunaan sistem, pencurian data, gangguan layanan, atau aktivitas siber yang merugikan pihak lain.

2. Penggunaan Materi Cybersecurity

CyberNex dapat membahas atau menggunakan berbagai teknik dan tools keamanan siber, termasuk tetapi tidak terbatas pada:

  • network scanning,
  • vulnerability assessment,
  • penetration testing,
  • digital forensics,
  • malware analysis,
  • packet analysis,
  • password auditing,
  • web application security,
  • secure coding,
  • incident response,
  • Capture The Flag,
  • network defense,
  • dan system hardening.

Penggunaan materi tersebut harus dilakukan hanya pada:

  • sistem milik sendiri,
  • laboratorium,
  • virtual machine,
  • platform CTF,
  • target yang secara eksplisit mengizinkan pengujian,
  • atau sistem yang telah memiliki otorisasi dari pemiliknya.

3. Larangan Penggunaan Tanpa Izin

CyberNex tidak membenarkan penggunaan pengetahuan, teknik, tools, atau materi yang diperoleh dari CyberNex untuk melakukan:

  • akses tanpa hak,
  • port scanning tanpa otorisasi,
  • eksploitasi sistem pihak lain,
  • pencurian akun atau kredensial,
  • penyebaran malware,
  • phishing,
  • serangan DoS atau DDoS,
  • pengambilan data tanpa izin,
  • privilege escalation tanpa otorisasi,
  • pemasangan backdoor,
  • pengubahan atau penghapusan data,
  • atau aktivitas lain yang melanggar hukum dan hak pihak lain.

Setiap pengguna bertanggung jawab untuk memastikan bahwa aktivitas yang dilakukan berada dalam ruang lingkup yang legal dan memiliki izin.

4. Tanggung Jawab Pengguna

Setiap individu bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan yang dilakukan menggunakan pengetahuan, informasi, kode, konfigurasi, atau tools yang diperoleh dari CyberNex.

CyberNex tidak bertanggung jawab atas:

  • penyalahgunaan materi,
  • kerusakan sistem,
  • kehilangan data,
  • gangguan layanan,
  • kerugian finansial,
  • kerugian operasional,
  • pelanggaran hukum,
  • atau dampak lain yang timbul akibat tindakan pengguna di luar kegiatan resmi CyberNex.

5. Akurasi Informasi

CyberNex berupaya menyediakan materi yang akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, dunia cybersecurity berkembang sangat cepat. Informasi mengenai:

  • kerentanan,
  • konfigurasi,
  • software,
  • sistem operasi,
  • tools,
  • exploit,
  • mitigasi,
  • serta praktik keamanan

dapat berubah dari waktu ke waktu.

Karena itu, CyberNex tidak menjamin bahwa seluruh informasi akan selalu lengkap, bebas kesalahan, atau sesuai untuk semua kondisi.

Pengguna disarankan melakukan verifikasi tambahan sebelum menerapkan konfigurasi atau prosedur pada sistem produksi.

6. Risiko Praktik dan Laboratorium

Kegiatan cybersecurity dapat memiliki risiko teknis, seperti:

  • sistem crash,
  • service interruption,
  • kehilangan konfigurasi,
  • file rusak,
  • kesalahan permission,
  • perubahan jaringan,
  • atau gangguan pada virtual machine.

Peserta disarankan menggunakan lingkungan yang aman seperti:

  • virtual machine,
  • isolated network,
  • snapshot,
  • backup,
  • sandbox,
  • dan sistem laboratorium.

Pengujian langsung pada sistem produksi sebaiknya dilakukan hanya dengan prosedur, persetujuan, dan mitigasi risiko yang memadai.

7. Tools dan Software Pihak Ketiga

CyberNex dapat membahas atau merekomendasikan tools pihak ketiga.

Penyebutan suatu tool, aplikasi, website, layanan, atau software tidak selalu berarti CyberNex memiliki hubungan resmi atau memberikan jaminan terhadap produk tersebut.

Penggunaan software pihak ketiga tunduk pada:

  • lisensi,
  • kebijakan privasi,
  • Terms of Service,
  • dan aturan masing-masing penyedia.

8. Tautan Eksternal

Website CyberNex dapat memuat tautan menuju website, repository, artikel, dokumentasi, atau layanan milik pihak ketiga.

CyberNex tidak memiliki kendali penuh atas isi, keamanan, kebijakan, atau ketersediaan situs eksternal tersebut.

Keberadaan tautan tidak selalu berarti CyberNex mendukung seluruh konten yang tersedia pada situs tersebut.

9. Responsible Security Research

CyberNex mendorong setiap anggota dan pengguna untuk menerapkan prinsip penelitian keamanan yang bertanggung jawab.

Jika menemukan celah keamanan pada sistem nyata, pengguna dianjurkan untuk:

  1. menghentikan pengujian apabila telah cukup untuk membuktikan keberadaan celah,
  2. tidak mengambil data yang tidak diperlukan,
  3. tidak mengganggu layanan,
  4. tidak mempublikasikan detail sensitif secara sembarangan,
  5. mendokumentasikan temuan dengan aman,
  6. dan melaporkannya kepada pemilik sistem melalui mekanisme responsible disclosure.

10. Konten Kontributor

Sebagian artikel, tulisan, modul, source code, atau materi dapat dibuat oleh anggota atau kontributor CyberNex.

Pendapat atau pandangan yang disampaikan oleh kontributor tidak selalu mewakili posisi resmi CyberNex.

CyberNex dapat melakukan moderasi, revisi, atau penghapusan konten yang dinilai melanggar etika, hukum, atau kebijakan organisasi.

11. Hak Kekayaan Intelektual

Materi yang dipublikasikan melalui CyberNex dapat memiliki lisensi atau hak cipta tertentu.

Pengguna wajib menghormati:

  • hak cipta,
  • lisensi perangkat lunak,
  • atribusi,
  • hak merek,
  • dan hak kekayaan intelektual lainnya.

Materi pihak ketiga tetap menjadi hak pemilik masing-masing.

12. Kepatuhan terhadap Hukum

Pengguna bertanggung jawab untuk mematuhi peraturan yang berlaku di wilayah hukum masing-masing.

Dalam konteks Indonesia, aktivitas yang berkaitan dengan akses sistem elektronik, data, privasi, dan keamanan informasi harus dilakukan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

CyberNex tidak memberikan nasihat hukum melalui materi yang dipublikasikan.

Untuk permasalahan hukum tertentu, pengguna sebaiknya berkonsultasi dengan pihak yang memiliki kompetensi di bidang hukum.

13. Perubahan Disclaimer

CyberNex dapat memperbarui halaman Disclaimer ini apabila terdapat perubahan pada:

  • kebijakan organisasi,
  • layanan,
  • aktivitas,
  • teknologi,
  • regulasi,
  • atau kebutuhan keamanan.

Versi terbaru akan ditampilkan melalui website atau media resmi CyberNex.

14. Persetujuan

Dengan mengakses website, menggunakan materi, atau mengikuti kegiatan CyberNex, pengguna dianggap telah membaca dan memahami Disclaimer ini.

Pengguna bertanggung jawab untuk menggunakan pengetahuan cybersecurity secara:

Legal • Ethical • Responsible


CYBERNEX

Cybersecurity Research & Defense Community

Connect • Research • Defend

Learn Responsibly. Research Ethically. Defend Professionally.